SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>> SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 =>>SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ABAD 21 GURU ABAD 21

Selasa, 29 Oktober 2024

VIDEO VLOG DAN DUKUNGAN

 

VIDEO VLOG




DUKUNGAN STAKEHOLDER



LIST KEGIATAN PEMBATIK 2024

Webinar: Inovasi Pembelajaran Digital Sebagai Wujud Implementasi Kurikulum Merdeka Bersama Saberkol Nusantara















Senin, 28 Oktober 2024

Webinar Nasional tentang Pengelolaan Kinerja Guru dan Teknologi Pembelajaran

 

Pada tanggal 31 Oktober 2024, telah diselenggarakan webinar nasional bertajuk "Strategi Mudah dan Efektif: Integrasi Pengelolaan Kinerja dengan Teknologi Pembelajaran melalui Peningkatan Kinerja Guru". Acara ini diadakan oleh Edukarya Gemilang Jaya bekerja sama dengan Rekan Guru ID dan disiarkan secara virtual melalui Zoom Meeting dan live YouTube. Webinar ini bertujuan untuk menginspirasi para tenaga pendidik di seluruh Indonesia dalam mengintegrasikan teknologi dengan praktik profesional untuk meningkatkan kinerja mereka secara berkelanjutan.

Pemateri dan Fokus Materi

Sebagai narasumber utama, Purwanto, S.Pd.SD membawakan topik "Mengoptimalkan Penggunaan Alat Digital untuk Pengembangan Kinerja Profesional yang Berkelanjutan". Beliau memaparkan strategi dan solusi praktis bagi para guru dalam memanfaatkan teknologi guna meningkatkan efektivitas pengelolaan kinerja. Pemaparan ini bertujuan agar guru tidak hanya mengikuti perkembangan zaman tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan yang mendukung karir dan kualitas pendidikan secara berkelanjutan. 

Peserta dan Antusiasme

Webinar ini diikuti oleh para guru dan peserta umum dari berbagai wilayah Indonesia. Melalui platform Zoom dan YouTube, para peserta dapat berinteraksi langsung, bertanya, dan mendapatkan wawasan praktis dari narasumber. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang ini menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap inovasi dalam dunia pendidikan, terutama terkait pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. 

Kesimpulan

Webinar yang berlangsung dari pukul 19.30 hingga 21.00 WIB ini tidak hanya memberi wawasan baru, tetapi juga membuka peluang bagi para guru untuk terus mengembangkan kinerja profesional mereka dengan pendekatan yang relevan dan inovatif. Acara ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi para pendidik untuk terus berinovasi dalam pengajaran dan pengelolaan kinerja dengan memanfaatkan teknologi pembelajaran. 

Semoga kolaborasi antara Edukarya Gemilang Jaya dan Rekan Guru ID ini dapat terus berlanjut dalam menghadirkan program-program inspiratif lainnya demi kemajuan dunia pendidikan Indonesia.




Webinar: Inovasi Pembelajaran Digital Sebagai Wujud Implementasi Kurikulum Merdeka Bersama Saberkol Nusantara


Pada tanggal 24 Oktober 2024, Saberkol Nusantara sukses menggelar webinar bertajuk "Inovasi Pembelajaran Digital Sebagai Wujud Implementasi Kurikulum Merdeka". Acara yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai ini mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan pendidik dan pemerhati pendidikan di Indonesia.

Pembicara dan Tema

Webinar ini menghadirkan sejumlah tokoh pendidikan yang berpengalaman dalam menerapkan Kurikulum Merdeka, khususnya melalui inovasi pembelajaran digital. Para pembicara yang hadir meliputi:

- Mohamad Adning, Ph.D. – PUSDATIN 

- Purwo Janjoko – Duta Kalimantan Tengah 

- Roni Yulianto – Duta Bengkulu 

- Tedi Hadiana – Duta Bangka Belitung 

- Hendra Trisurya, S.Pd. – Kalimantan Tengah 

- Purwanto, S.Pd.SD – Bengkulu 

- Arief Amirudin, M.Pd. – Bangka Belitung 

- M. F. Damanhury, S.Pd. – Yogyakarta 

Setiap pembicara membagikan pengalaman dan strategi dalam mengintegrasikan teknologi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih bermakna.

Materi dan Sorotan Acara

Webinar ini membahas beberapa topik kunci terkait implementasi Kurikulum Merdeka:

1. Pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pembelajaran mandiri dan interaktif.

2. Pengembangan kreativitas guru melalui platform pembelajaran berbasis TIK.

3. Pemberdayaan komunitas belajar seperti Duta Merdeka Belajar di berbagai provinsi.

4. Integrasi Kurikulum Merdeka dengan perangkat digital untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.

Selain itu, peserta mendapatkan insight tentang bagaimana Kurikulum Merdeka memungkinkan siswa untuk belajar sesuai minat dan kemampuan mereka, serta pentingnya kolaborasi antara guru dan siswa dalam proses belajar.

Giveaway dan Keuntungan Peserta

Salah satu daya tarik acara ini adalah beragam giveaway menarik, seperti:

- Sertifikat digital 

- Materi webinar dan AR Book 

- Akun Starter di platform S.id 

- Voucher pulsa

Peserta yang mengikuti webinar hingga akhir berkesempatan mendapatkan semua giveaway tersebut, yang diharapkan dapat mendukung aktivitas belajar mengajar mereka ke depan.

Pengisi Acara

Webinar ini dipandu dengan penuh semangat oleh:

- Seili Merliana, M.Pd.Mat. – Ketua Komunitas 

- Rida Marleni, M.Pd. – MC

Kehadiran kedua pengisi acara ini memberikan suasana interaktif dan menyenangkan bagi para peserta sepanjang sesi webinar.

Kesimpulan

Webinar "Inovasi Pembelajaran Digital Sebagai Wujud Implementasi Kurikulum Merdeka" berhasil menjadi wadah bagi para pendidik untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Kolaborasi antara guru, komunitas, dan teknologi menjadi kunci sukses dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan lebih efektif.

Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi pendidikan di Indonesia, sehingga visi Merdeka Belajar dapat terwujud secara menyeluruh.




Berburu Webinar: Implementasi Teknologi Pembelajaran Bersama Sahabat dan Duta Teknologi



Pada hari Kamis, 24 Oktober 2024, telah sukses dilaksanakan webinar bertajuk "Berburu" (Berbagi Bersama Ibu dan Bapak Guru). Acara ini mengusung tema "Implementasi Teknologi Pembelajaran" sebagai bagian dari inisiatif Merdeka Belajar dan Merdeka Mengajar. Webinar ini diadakan untuk membantu para pendidik dalam memahami dan mengadopsi teknologi secara efektif dalam proses belajar mengajar.

Rangkaian Webinar

Acara yang berlangsung dari pukul 14.00 hingga 15.30 WIB ini menghadirkan sejumlah pembicara berpengalaman, baik dari kalangan Sahabat Teknologi maupun Duta Teknologi. Berikut para narasumber inspiratif yang membagikan ilmu dan pengalaman mereka:

1. Anggun Pebi, M.Pd. – Sahabat Teknologi 

2. Alen Fezi L., M.Pd. – Sahabat Teknologi 

3. Ferdi Syahdani, S.Pd. – Sahabat Teknologi 

4. Purwanto, S.Pd.SD – Sahabat Teknologi 

5. Hendra Apriawan, S.T. – Kepala BGP Provinsi Bengkulu 

6. Dede Solihudin, S.Pd. – Duta Teknologi Provinsi Bengkulu 

Masing-masing narasumber menyampaikan wawasan terkait penerapan teknologi dalam pendidikan. Mereka juga membagikan praktik terbaik yang bisa langsung diterapkan oleh guru di kelas, mulai dari penggunaan platform digital hingga integrasi teknologi dalam kurikulum Merdeka Belajar.

Sorotan Webinar

Salah satu fokus utama dari acara ini adalah bagaimana teknologi dapat digunakan sebagai alat bantu yang tidak hanya mempermudah proses belajar mengajar, tetapi juga meningkatkan interaksi dan kreativitas siswa. Para peserta diajak berdiskusi mengenai berbagai aplikasi dan strategi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.

Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:

- Pemanfaatan aplikasi dan platform digital untuk pembelajaran interaktif.

- Strategi kolaborasi guru dalam memanfaatkan teknologi untuk pengajaran efektif.

- Tantangan dan solusi dalam penerapan teknologi di sekolah, khususnya di daerah.

 

 Partisipasi dan Antusiasme Peserta

Webinar ini diikuti dengan antusias oleh para guru dan tenaga pendidik dari berbagai daerah. Dengan format yang interaktif, para peserta tidak hanya mendengarkan paparan dari para narasumber, tetapi juga aktif bertanya dan berbagi pengalaman terkait penggunaan teknologi di kelas mereka.

Selain itu, peserta yang hadir berkesempatan untuk mendapatkan berbagai informasi terbaru terkait pengembangan kompetensi guru melalui platform Merdeka Mengajar dan inisiatif-inisiatif pendidikan yang relevan dengan era digital.

Penutup

Webinar ini menjadi langkah penting dalam mendukung implementasi kurikulum Merdeka melalui pemanfaatan teknologi. Dengan semangat berbagi dan berkolaborasi, acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para guru untuk terus berinovasi dan mengembangkan diri agar semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

Bagi Anda yang ketinggalan, jangan khawatir! Akan ada banyak kesempatan lain untuk mengikuti webinar serupa melalui program-program lanjutan dari Merdeka Mengajar. Jangan lupa untuk terus memantau kegiatan berikutnya agar tidak terlewat!

#MerdekaBelajar #Pembatik2024 #BerbagiUntukNegeri



Jumat, 25 Oktober 2024

Sinergi Nusantara: Berbagi Praktik Baik dalam Implementasi Kurikulum Merdeka



Pada Rabu, 23 Oktober 2024 , acara webinar inspiratif bertajuk "Sinergi Nusantara: Sahabat Teknologi Berbagi Inovasi" sukses digelar melalui platform Google Meet. Webinar ini menghadirkan beragam pemateri yang berbagi pengalaman dan inovasi pembelajaran digital sebagai bentuk penerapan Kurikulum Merdeka .

Kolaborasi Bengkulu dan Maluku Utara

Acara ini menggandeng para Sahabat Teknologi dari Bengkulu dan Maluku Utara , dua provinsi yang menunjukkan antusiasme dalam memanfaatkan teknologi untuk memajukan pendidikan. Webinar ini menjadi ajang pertukaran praktik baik dalam menerapkan teknologi secara efektif di dunia pendidikan.

Keynote Speaker yang Menginspirasi

Sebagai pemateri utama, hadir:
  • Novlia Ayu Lestari, M.Pd., Gr. (Duta Teknologi Kemdikbudristek 2023), yang memberikan wawasan mengenai pentingnya inovasi dalam pendidikan era digital.
  • Ibu Rasita, S.Pd. (Ketua PGRI Kabupaten Mukomuko), yang berbagi pengalaman dalam menerapkan Kurikulum Merdeka di daerah.
Pemateri dan Narasumber Unggulan

Narasumber lainnya turut menyumbangkan gagasan inovatif:

  • Purwanto , Tri Wijayanto , dan Sahrian dari Sahabat Teknologi Bengkulu.
  • Nofan Wahyu Mubianto dari Sahabat Teknologi Maluku Utara.
Mereka memberikan insight tentang bagaimana teknologi dapat memperkuat peran guru serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar.

Antusiasme Peserta dan Manfaat Webinar

Dengan durasi acara dari pukul 15.30 hingga 17.30 WIB , peserta mendapatkan banyak manfaat berupa:

✅ Sertifikat elektronik

✅ Materi pembelajaran digital

✅ AR Book

✅ Akun starter S.id

✅ Voucher pulsa sebagai apresiasi partisipasi aktif peserta.

Mendorong Inovasi dan Kolaborasi Digital

Melalui webinar ini, diharapkan semangat berbagi praktik baik akan terus menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Teknologi bukan sekadar alat, tetapi jembatan bagi pendidik untuk memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka . Semoga acara serupa akan terus hadir, menginspirasi lebih banyak guru dan sekolah untuk bertransformasi melalui inovasi digital.

Bagi yang belum sempat bergabung, tetaplah terhubung dengan komunitas Sahabat Teknologi dan pantau informasi kegiatan selanjutnya melalui platform https://s.id/srb-rafflesia-bkl

Mari terus berkolaborasi untuk pendidikan Indonesia yang lebih maju dan merdeka!





Suksesnya Webinar “Inovasi Digital untuk Pendidikan”: Antusiasme Peserta Luar Biasa

 


Pada   25 Oktober 2024  , webinar bertajuk  "Inovasi Digital untuk Pendidikan: Meningkatkan Minat Belajar Melalui Media Pembelajaran"  berlangsung dengan sukses dan penuh antusiasme. Acara ini diselenggarakan oleh  Kolaborasi Ruang Edukasi  dan menghadirkan para ahli di bidang pendidikan dan teknologi sebagai pembicara.

 

Peserta yang hadir secara daring merasa sangat terinspirasi oleh ide-ide dan inovasi yang dibagikan oleh para pembicara.   Sjamsul Bahri, SH, M.AP  , selaku keynote speaker dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memberikan paparan mendalam tentang pentingnya adaptasi teknologi dalam sistem pendidikan saat ini. Ia menekankan bahwa pemanfaatan media digital dapat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan minat belajar siswa.

 

Narasumber lain yang juga memberikan kontribusi luar biasa adalah para   Duta Teknologi   dan guru penggerak seperti:

-   Noviya, S.Pd   (Duta Teknologi Lampung 2022)

-   Rani Pramawanti, S.Pd   (Duta Teknologi Bangka Belitung 2022)

-   Purwanto, S.Pd. SD   (Bengkulu)

-   Tri Hayati, S.Pd   (Guru Penggerak dan Kepala Plt. SMKN 4 Pangkalpinang)

-  Feni Yulidatama, S.Pd   dan   Nindi Friska, S.Tr.Pi   yang juga berbagi pengalaman praktis dalam mengintegrasikan teknologi dengan pembelajaran di kelas.

 

Kolaborasi untuk Pendidikan Masa Depan

 

Webinar ini bertujuan mendorong kolaborasi lintas sektor dalam bidang pendidikan dan membuka wawasan tentang pentingnya penggunaan media pembelajaran digital. Peserta diajak untuk memahami bahwa inovasi pendidikan bukan hanya tentang alat atau platform, tetapi bagaimana teknologi bisa menjadi jembatan yang memperkuat interaksi dan semangat belajar siswa.

 

Respon Positif dan Manfaat Langsung bagi Peserta

 

Acara ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari para peserta, yang memuji materi-materi yang disampaikan sebagai  "insightful"  dan relevan dengan tantangan pendidikan saat ini. Banyak peserta menyatakan bahwa mereka mendapatkan wawasan baru serta ide-ide praktis untuk diterapkan di sekolah masing-masing.

 

Sebagai bagian dari webinar, peserta juga mendapatkan:

-   Sertifikat 

-   Materi presentasi 

-   AR Book   (Buku Augmented Reality)

-  Akun s.id Starter   secara gratis, yang semakin meningkatkan motivasi untuk mengaplikasikan apa yang telah dipelajari.

 

Penutup: Langkah Maju untuk Pendidikan Berkelanjutan

 

Dengan berakhirnya webinar ini, diharapkan para pendidik dan peserta dapat terus memperkuat jaringan kolaboratif dan menerapkan inovasi digital dalam pembelajaran. Semangat untuk berinovasi dan berkolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan di masa depan.

 

Mari bersama-sama kita wujudkan ekosistem pendidikan yang lebih baik dan inklusif melalui teknologi!




Rabu, 23 Oktober 2024

Bebatik Basurek: Berbagi Praktik Baik, Berkolaborasi Gunakan Teknologi Bersama Sahabat Teknologi Bengkulu 2024

  


Di era digital yang terus berkembang, inovasi dalam dunia pendidikan semakin dibutuhkan untuk mendukung terciptanya pembelajaran yang bermakna. Webinar bertajuk   “Bebatik Basurek: Berbagi Praktik Baik, Berkolaborasi Gunakan Teknologi”   yang diadakan pada 23 Oktober 2024 adalah salah satu wujud nyata upaya untuk memperkuat kolaborasi antar pendidik melalui pemanfaatan teknologi.

Acara ini merupakan bagian dari inisiatif program   Merdeka Belajar   dan   Merdeka Mengajar  , yang bertujuan menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif, kreatif, dan berbasis kolaborasi. Dengan menggandeng para   Sahabat Teknologi Bengkulu 2024  , webinar ini menjadi forum diskusi dan berbagi praktik baik dalam penerapan teknologi, khususnya di Provinsi Bengkulu.

Tujuan dan Makna “Bebatik Basurek”    

Bebatik Basurek sendiri terinspirasi dari batik khas Bengkulu, yang dikenal dengan motif kaligrafi atau “basurek”. Filosofinya mencerminkan kolaborasi dan keterbukaan antar elemen masyarakat. Dalam konteks pendidikan, tema ini menggambarkan pentingnya kerjasama antara guru, siswa, dan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan berdaya guna.

Teknologi tidak hanya memfasilitasi proses belajar, tetapi juga menjadi jembatan untuk memperluas cakrawala pengetahuan dan menghubungkan berbagai pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan.

Para Pembicara Inspiratif    

Webinar ini menghadirkan beberapa tokoh dan praktisi pendidikan dari Bengkulu, di antaranya:

1.   Hendra Apriawan, S.T.   – Kepala BGP Provinsi Bengkulu 

Beliau akan berbagi perspektif tentang arah kebijakan dan inovasi pendidikan di Bengkulu, terutama bagaimana teknologi dapat diintegrasikan untuk mendukung kurikulum Merdeka Belajar.

2.   Novia Ayu Lestari, M.Pd., Gr   – Duta Teknologi Provinsi Bengkulu 2023 

Sebagai duta teknologi, Novia Ayu akan mengupas pengalaman dan praktik terbaik dalam pemanfaatan teknologi di kelas, sekaligus memberikan motivasi bagi para guru untuk terus berinovasi.

 Selain dua pembicara utama, acara ini juga akan diisi oleh beberapa praktisi pendidikan lainnya: 

-   Purwanto    

-   Ferdi Syahdani    

-   Izwantori    

-   Junaidi    

-   Leksi    

-   Mike Atnelie    

Masing-masing dari mereka akan berbagi pengalaman tentang praktik inovatif dalam pembelajaran dan bagaimana teknologi telah membantu meningkatkan efektivitas dan keterlibatan siswa di sekolah.Topik dan Manfaat Webinar    

Webinar ini akan fokus pada beberapa tema utama: 

-   Berbagi praktik baik dalam penerapan teknologi di kelas    

-   Strategi berkolaborasi antar guru untuk memaksimalkan penggunaan teknologi    

-   Pemanfaatan platform digital sebagai alat bantu pembelajaran    

-   Tantangan dan solusi dalam penerapan kurikulum Merdeka Belajar di Bengkulu    

 

Dengan adanya diskusi interaktif, para peserta diharapkan dapat membawa pulang ide-ide segar dan solusi praktis yang bisa langsung diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing.

Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas    

Pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi menjadi kunci untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih kaya dan mendalam. Webinar ini menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pihak, baik guru, siswa, maupun pemangku kebijakan, dalam mendukung inovasi teknologi.

Tidak hanya berbagi praktik terbaik, acara ini juga diharapkan bisa menjadi momentum untuk membangun komunitas belajar yang solid di Bengkulu, di mana guru-guru dapat saling mendukung dan menginspirasi.

 Ayo, Jadilah Bagian dari Perubahan!    

Acara ini akan dilaksanakan   secara daring   pada: 

📅   23 Oktober 2024    

🕖   19.00 - 21.00 WIB 

 Jangan lewatkan kesempatan ini untuk belajar, berbagi, dan berkolaborasi bersama para Sahabat Teknologi Bengkulu 2024! Mari manfaatkan teknologi dengan bijak untuk menciptakan pendidikan yang lebih inklusif dan bermakna bagi generasi mendatang.

Dengan semangat   Bebatik Basurek  , mari kita bersama-sama bergerak untuk menciptakan pendidikan yang lebih baik!



Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Kolaboratif di Kelas: Strategi dan Tantangan

 


Pembelajaran kolaboratif menjadi salah satu pendekatan esensial dalam kurikulum Merdeka, mendorong siswa untuk bekerja sama, mengembangkan keterampilan sosial, dan meningkatkan keterlibatan dalam proses belajar. Berikut ini rangkuman poin-poin penting tentang manfaat, tantangan, dan strategi implementasi pembelajaran kolaboratif yang efektif berdasarkan hasil presentasi: 

Pentingnya Pembelajaran Kolaboratif   

Pembelajaran kolaboratif membantu siswa: 

  1. Meningkatkan keterampilan sosial:  Siswa belajar bekerja sama, berkomunikasi efektif, dan menyelesaikan konflik. 
  2. Mengembangkan keterampilan akademik:  Melalui kolaborasi, siswa diasah untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, dan berinovasi. 
  3. Meningkatkan motivasi:  Siswa merasa lebih terlibat dan termotivasi ketika bekerja dalam tim.  
  4. Membangun rasa percaya diri:  Setiap anggota memiliki kesempatan untuk berperan aktif, yang membangun keberanian mereka dalam mengutarakan ide.

Tantangan dalam Pembelajaran Kolaboratif   

Meski bermanfaat, terdapat beberapa tantangan yang harus diatasi: 

  1. Perbedaan kemampuan siswa:  Ketidakseimbangan dalam kelompok dapat menyebabkan dominasi oleh siswa tertentu. 
  2. Konflik antar siswa:  Berbeda pendapat dan gaya belajar kerap memicu ketegangan. 
  3. Kurangnya kepemimpinan:  Tidak semua siswa memiliki keterampilan memimpin untuk mengarahkan kelompok dengan baik. 
  4. Waktu yang terbatas:  Pembelajaran berbasis proyek seringkali membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai hasil optimal. 

Strategi Efektif untuk Pembelajaran Kolaboratif   

  1. Buat aturan main yang jelas:  Tentukan aturan kolaborasi agar setiap siswa memahami peran dan tanggung jawab masing-masing. 
  2. Berikan peran spesifik:  Bagikan peran, seperti pemimpin diskusi, pencatat, atau presentator, agar setiap siswa merasa berkontribusi. 
  3. Pantau dan berikan umpan balik konstruktif:  Guru harus memantau perkembangan kelompok dan memberikan umpan balik yang membangun tanpa menjatuhkan motivasi siswa. 
  4. Fasilitasi dan mediasi konflik:  Ketika konflik muncul, guru bertindak sebagai fasilitator, membantu siswa mencapai solusi bersama. 
  5. Bimbing secara individual:  Untuk siswa yang kurang percaya diri atau menghadapi kesulitan, guru dapat memberikan dukungan personal agar mereka lebih terlibat. 
  6. Ciptakan kelompok heterogen:  Susun kelompok dengan kombinasi siswa yang beragam agar mereka belajar bekerja dengan berbagai karakter. 

Merancang Proyek Kolaboratif yang Efektif   

Agar proyek kolaboratif berjalan dengan baik, langkah-langkah berikut bisa diterapkan: 

  1. Pilih topik yang relevan:  Ajak siswa memilih topik terkait kehidupan nyata, seperti kampanye lingkungan. 
  2. Tetapkan tujuan dan timeline:  Bimbing siswa dalam merumuskan tujuan yang jelas dan mengatur jadwal pengerjaan proyek. 
  3. Bagi tugas secara merata:  Pastikan setiap anggota berperan aktif dan tidak ada dominasi satu siswa saja. 

 Kesimpulan   

Pembelajaran kolaboratif tidak hanya meningkatkan keterampilan akademik, tetapi juga melatih siswa menghadapi tantangan kehidupan nyata dengan lebih percaya diri dan komunikatif. Meski terdapat kendala seperti perbedaan kemampuan dan potensi konflik, guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kolaborasi. Dengan peran aktif guru sebagai fasilitator dan pemberi dukungan, siswa akan lebih siap menghadapi dunia di luar kelas. 

Mari kita terus menerapkan pembelajaran kolaboratif untuk menciptakan kelas yang dinamis dan



Solusi Praktis dan Efektif: Meningkatkan Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah untuk Sukseskan Pengelolaan Kinerja di PMM

 



Pengantar 

Dalam dunia pendidikan, perkembangan dan perubahan adalah hal yang tidak dapat dihindari. Guru dan kepala sekolah memiliki peran sentral dalam memastikan keberhasilan transformasi pendidikan. Salah satu platform yang saat ini membantu para pendidik untuk berkembang adalah  Platform Merdeka Mengajar  (PMM). Dengan memanfaatkan teknologi dan pembelajaran berkelanjutan, platform ini memberikan kesempatan bagi guru dan kepala sekolah untuk meningkatkan kompetensi dan kinerja secara efektif. 

Artikel ini akan menguraikan manfaat PMM, strategi peningkatan kompetensi, dan bagaimana guru bisa menciptakan pembelajaran yang menarik serta bermakna bagi siswa.

Mengapa Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah Penting? 

Kemajuan teknologi memaksa semua aspek pendidikan untuk berkembang dan menyesuaikan diri dengan zaman. Mengikuti pepatah Ki Hajar Dewantara, pendidikan harus sesuai dengan kodrat alam dan zamannya. Guru dan kepala sekolah tidak hanya bertugas mengajarkan ilmu kepada siswa, tetapi juga terus meng-upgrade keterampilan dan pengetahuan agar bisa beradaptasi dengan teknologi terkini. 

Di era ini, guru yang menguasai teknologi dapat mengelola kinerja secara lebih baik karena sistem kepegawaian dan pelaporan kinerja sudah banyak terintegrasi dengan platform digital. Dengan demikian, kompetensi profesional guru menjadi kunci untuk mencetak generasi emas bangsa.

PMM: Gerbang Menuju Profesionalitas Guru 

Platform Merdeka Mengajar (PMM) hadir sebagai alat bantu yang memudahkan guru dan kepala sekolah untuk mengembangkan kompetensi dan meningkatkan kinerja. PMM menyediakan berbagai fitur penting, seperti: 

 1.  Modul Pembelajaran : Membantu guru mempelajari materi terbaru yang relevan. 

2.  Bank Soal : Memudahkan dalam membuat evaluasi siswa. 

3.  Komunitas Guru : Menjadi sarana kolaborasi antarpendidik dari berbagai wilayah. 

4.  Pelatihan dan Refleksi : Mendukung pengembangan diri guru dengan evaluasi berkala. 

Dengan fitur-fitur tersebut, guru bisa mengelola kinerja secara lebih baik dan menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan siswa serta perkembangan zaman.

Strategi Pembelajaran Efektif 

Agar pembelajaran menjadi bermakna, guru perlu menerapkan metode-metode inovatif. Berikut adalah beberapa strategi pembelajaran yang bisa diterapkan: 

 1.  Menciptakan Ruang Belajar Menyenangkan   

Guru perlu menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan bervariasi. Misalnya, selain  open book , guru bisa menggunakan proyektor atau media visual lain agar siswa lebih tertarik dan memahami materi lebih baik. 

 2.  Pendekatan Diferensiasi   

Setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda. Dengan pendekatan diferensiasi, guru bisa menyesuaikan metode dan materi pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa. 

 3.  Pembelajaran Berbasis Proyek   

Pembelajaran berbasis proyek membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas. Misalnya, guru bisa meminta siswa membuat kliping tentang hewan yang berkembang biak secara generatif, sehingga mereka bisa belajar secara mandiri dan berkolaborasi. 

 4.  Kolaborasi dalam Kelas   

Membuat proyek kelompok tidak hanya mengembangkan keterampilan akademik tetapi juga sosial. Anak-anak belajar untuk bekerja sama, bertukar ide, dan menyelesaikan masalah secara kolektif. Misalnya, mereka bisa iuran membeli bahan untuk proyek atau berbagi tugas dalam menyelesaikan kliping. 

 Pentingnya Etika dan Sikap Positif sebagai Pendidik 

Guru tidak hanya dituntut untuk profesional dalam pengajaran, tetapi juga harus menampilkan etika dan sikap positif. Sikap profesional akan membangun kepercayaan antara guru dan siswa, menciptakan lingkungan belajar yang sehat, dan memotivasi siswa untuk berprestasi. Guru yang terus belajar akan menjadi teladan bagi siswanya dalam mengembangkan semangat belajar sepanjang hayat. 

 Kesimpulan 

Meningkatkan kompetensi guru dan kepala sekolah merupakan langkah penting dalam menciptakan pendidikan berkualitas. Dengan menggunakan PMM sebagai sarana pengembangan, guru bisa terus belajar dan berinovasi. Selain itu, penerapan strategi pembelajaran yang efektif dan menyenangkan akan membantu siswa lebih terlibat dan mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna. 

Kompetensi yang terus ditingkatkan, dikombinasikan dengan sikap profesional dan positif, akan membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan. Mari bersama-sama wujudkan pendidikan yang adaptif dan inspiratif demi mencetak generasi masa depan yang unggul dan berkarakter!  

Tertarik bergabung dalam PMM?  Mulailah eksplorasi hari ini, tingkatkan kompetensi, dan jadilah bagian dari gerakan pendidikan yang lebih baik!



Selasa, 22 Oktober 2024

Merancang Media Pembelajaran Berbasis 3D dan AR untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa

 


Di era digital yang berkembang pesat seperti saat ini, inovasi dalam dunia pendidikan menjadi kebutuhan yang mendesak. Salah satu inovasi yang menarik perhatian banyak pendidik adalah penggunaan teknologi 3D (tiga dimensi) dan AR (Augmented Reality) dalam media pembelajaran. Teknologi ini tidak hanya memberikan visualisasi yang lebih nyata dan menarik, tetapi juga mampu meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Dengan demikian, penting bagi para pendidik untuk memahami cara merancang media pembelajaran berbasis 3D dan AR guna memaksimalkan potensi belajar siswa.

    1.  Pentingnya Inovasi dalam Pembelajaran

Metode pembelajaran konvensional, seperti ceramah dan teks, meski masih relevan, sering kali tidak cukup untuk mempertahankan perhatian siswa dalam jangka waktu yang lama. Saat ini, siswa membutuhkan pendekatan yang lebih interaktif dan menarik. Di sinilah teknologi 3D dan AR memainkan peran penting. Dengan menawarkan pengalaman belajar yang imersif dan mendalam, teknologi ini dapat membantu siswa lebih mudah memahami konsep-konsep yang abstrak atau sulit dipahami.

 Sebagai contoh, dalam pembelajaran sains, penggunaan model 3D untuk melihat struktur atom atau simulasi planet dalam tata surya dengan AR dapat memberikan pengalaman yang lebih konkret bagi siswa dibandingkan dengan hanya membaca teks di buku. Pengalaman visual yang nyata ini mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta memicu rasa ingin tahu dan minat mereka terhadap pelajaran.

    2.  Manfaat Teknologi 3D dan AR dalam Pembelajaran

 Teknologi 3D dan AR memiliki berbagai manfaat yang dapat mendukung proses belajar mengajar, di antaranya:

  • Visualisasi yang Lebih Baik : Konsep-konsep yang abstrak, seperti matematika atau sains, dapat divisualisasikan dengan lebih jelas menggunakan media 3D dan AR. Ini membantu siswa untuk lebih memahami materi yang diajarkan.
  • Interaksi yang Lebih Aktif : Siswa dapat berinteraksi langsung dengan materi melalui simulasi yang dihasilkan oleh AR. Ini meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses belajar.
  • Meningkatkan Kreativitas : Penggunaan teknologi ini juga merangsang kreativitas siswa dalam mengeksplorasi materi pembelajaran dengan cara yang baru dan inovatif.
  • Pembelajaran Berbasis Pengalaman : Dengan AR, siswa dapat merasakan pengalaman langsung dari suatu konsep yang diajarkan, seperti melakukan eksperimen sains tanpa harus berada di laboratorium. Hal ini memberikan dampak yang mendalam terhadap pemahaman dan ingatan mereka.

    3.  Tantangan dalam Implementasi Media Berbasis 3D dan AR

 Meski memiliki berbagai manfaat, penerapan media pembelajaran berbasis 3D dan AR tidak luput dari tantangan. Beberapa di antaranya adalah:

  • Aksesibilitas Teknologi : Tidak semua sekolah atau guru memiliki akses terhadap perangkat dan teknologi yang mendukung media berbasis 3D dan AR. Hal ini menjadi salah satu kendala utama yang harus diatasi dengan kerja sama antara pemerintah, institusi pendidikan, dan sektor swasta.
  • Pelatihan Guru : Guru perlu mendapatkan pelatihan yang memadai agar dapat menggunakan teknologi ini secara efektif dalam kegiatan belajar mengajar. Pelatihan mengenai cara merancang konten pembelajaran berbasis 3D dan AR menjadi sangat penting untuk memastikan keberhasilan implementasinya.

    4.  Langkah-Langkah Merancang Media Pembelajaran 3D dan AR

 Untuk merancang media pembelajaran berbasis 3D dan AR yang efektif, berikut adalah beberapa langkah yang dapat diikuti:

  • Identifikasi Kebutuhan Pembelajaran : Pertama, guru perlu mengidentifikasi materi apa yang akan diintegrasikan dengan teknologi 3D atau AR. Pilih konsep-konsep yang memerlukan visualisasi atau interaksi lebih mendalam.
  • Pilih Perangkat Lunak atau Aplikasi yang Sesuai : Ada banyak platform dan aplikasi yang dapat digunakan untuk merancang media 3D dan AR, seperti Unity, Blender, atau aplikasi mobile seperti Assemblr dan CoSpaces. Pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.
  • Kembangkan Konten yang Interaktif dan Imersif : Pastikan media yang dibuat dapat memicu interaksi siswa. Misalnya, gunakan AR untuk memungkinkan siswa menjelajahi model bangunan bersejarah atau struktur biologis secara langsung.
  • Uji dan Evaluasi : Setelah media selesai dirancang, lakukan uji coba bersama siswa. Evaluasi bagaimana media tersebut membantu pemahaman siswa, dan lakukan perbaikan jika diperlukan.

 5.  Kesimpulan

Penerapan teknologi 3D dan AR dalam pendidikan merupakan salah satu cara inovatif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, visual, dan praktis, teknologi ini mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan dan produktif. Meskipun ada beberapa tantangan, langkah-langkah yang tepat dalam merancang dan mengimplementasikan media pembelajaran berbasis 3D dan AR dapat membantu mendobrak batasan dalam dunia pendidikan.

Dengan demikian, para pendidik diharapkan terus mengembangkan keterampilan mereka dalam menggunakan teknologi ini sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa. Teknologi bukan lagi sekadar alat bantu, tetapi menjadi sarana utama dalam transformasi pendidikan di era digital.




Senin, 21 Oktober 2024

Meningkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Pelatihan Berbasis Teknologi

   



Di tengah kemajuan teknologi yang pesat, penting bagi para pendidik untuk terus mengupgrade diri agar dapat memenuhi kebutuhan pembelajaran yang semakin kompleks. Pada tanggal 18 dan 19 Oktober 2024, pelatihan daring yang diselenggarakan oleh Guru Juara dan lembaga pendidikan lainnya berhasil menarik perhatian banyak guru. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pengajaran dengan memanfaatkan teknologi, khususnya melalui penggunaan media pembelajaran berbasis 3D dan platform digital seperti Assembler Edu.

Momen Pembelajaran yang Interaktif

Pelatihan ini diawali dengan sesi tanya jawab yang aktif, di mana peserta berkesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber, Bapak Purwanto. Beliau menjelaskan bahwa Assembler Edu merupakan platform berbasis web yang memungkinkan guru untuk membuat media pembelajaran tanpa perlu menginstal perangkat lunak tambahan. Cukup dengan membuat akun, para guru sudah bisa mulai membuat proyek pembelajaran yang inovatif dan interaktif.

Dalam menjawab pertanyaan dari peserta, Bapak Purwanto menekankan pentingnya langkah-langkah dalam pembuatan media pembelajaran, yang meliputi penentuan tujuan pembelajaran, pemilihan aset yang diperlukan, pengujian media, serta evaluasi. Diskusi ini memberikan wawasan baru bagi para guru tentang cara efektif menggunakan teknologi untuk mencapai tujuan pendidikan.

Menjawab Tantangan Pendidikan Agama

Salah satu pertanyaan yang muncul adalah tentang penerapan model pembelajaran berbasis 3D dalam pendidikan agama. Para peserta, termasuk Bapak Oktavianus dan Ibu Rika, menunjukkan minat yang tinggi dalam mencari solusi untuk integrasi teknologi di dalam kurikulum pendidikan agama. Narasumber menjelaskan bahwa platform Assembler Edu juga memiliki berbagai aset yang relevan untuk pembelajaran teknik dan agama, sehingga para guru dapat mengadaptasinya sesuai kebutuhan kelas mereka.

Komitmen untuk Meningkatkan Diri

Dalam sesi penutup, Bapak Purwanto memberikan motivasi kepada para peserta untuk tidak ragu dalam berbagi ilmu. “Jangan menunggu hebat untuk berbagi, tetapi berbagilah agar menjadi hebat,” katanya. Pesan ini menggugah semangat para guru untuk saling mendukung dalam proses pembelajaran dan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. 

Acara ditutup dengan pengundian voucher untuk peserta yang aktif bertanya, menunjukkan apresiasi terhadap partisipasi mereka. Sebagai penutup, moderator mengingatkan semua peserta untuk mengisi presensi dan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan selanjutnya.

Kesimpulan

Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis guru, tetapi juga membangun rasa kebersamaan dan komitmen terhadap pendidikan. Di era digital ini, para pendidik dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan metode pengajaran. Melalui pelatihan seperti ini, diharapkan guru-guru di seluruh Indonesia dapat memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih baik bagi siswa mereka, sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air dan tanggung jawab terhadap masa depan bangsa.

 




Minggu, 20 Oktober 2024

Webinar: Praktik Baik - Teknologi Augmented Reality dalam pembelajaran Disambut Antusias 2000 Peserta!


 

Pada tanggal 20 Oktober 2024, pukul 19.30 WIB, webinar Praktik Baik dengan tema "Strategi Ampuh dan Praktis: Optimalisasi Teknologi Augmented Reality (AR) Sesuai dengan Kebutuhan Belajar Siswa" sukses digelar. Dipandu oleh Saya, seorang Assembler Certified Educator (ACE), acara ini diikuti oleh lebih dari 2000 peserta yang antusias dari berbagai latar belakang pendidikan.

Dalam webinar ini, Saya menjelaskan dengan rinci bagaimana teknologi Augmented Reality (AR) dapat diintegrasikan secara praktis dalam proses pembelajaran. Teknologi ini diharapkan mampu menjawab tantangan-tantangan yang sering dihadapi oleh guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa.

Salah satu yang membuat webinar ini begitu dinantikan adalah pendekatan langsung praktik yang ditawarkan, di mana para peserta dapat langsung mencoba dan menerapkan teknologi AR dalam pembelajaran. Dengan demikian, tidak hanya teori yang disajikan, namun juga aplikasi nyata di lapangan.

Webinar ini memberikan banyak manfaat, termasuk e-sertifikat, akses ke materi dalam bentuk PDF, dan undangan eksklusif untuk diskusi mendalam melalui Zoom. Acara ini juga ditayangkan secara live di Youtube, sehingga lebih banyak guru dan tenaga pendidik dapat memperoleh ilmu baru mengenai teknologi AR.

Antusiasme peserta yang mencapai 2000 orang menjadi bukti bahwa teknologi seperti AR semakin diminati dan dianggap penting dalam dunia pendidikan modern. Para guru, pendidik, dan praktisi pendidikan kini semakin terbuka untuk mengeksplorasi teknologi yang dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran.

Dengan kesuksesan acara ini, diharapkan teknologi AR dapat semakin dimanfaatkan oleh para pendidik dalam berbagai setting pembelajaran, membantu menciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya interaktif, tetapi juga mendalam dan kontekstual.

Untuk Anda yang belum sempat mengikuti, jangan khawatir, masih banyak kesempatan di acara-acara berikutnya dari Belajar Bersama. Pastikan Anda tidak ketinggalan informasi terbaru!




Sabtu, 19 Oktober 2024

Inovasi Pembelajaran Digital sebagai Wujud Implementasi Kurikulum Merdeka” bersama Sahabat Teknologi Bengkulu



Pada tanggal 19 Oktober 2024, saya berkesempatan mengikuti acara yang sangat inspiratif bertajuk Inovasi Pembelajaran Digital sebagai Wujud Implementasi Kurikulum Merdeka bersama para Sahabat Teknologi Bengkulu. Acara ini mengedepankan pentingnya integrasi teknologi dalam mendukung Kurikulum Merdeka, terutama dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif, relevan, dan menyenangkan.

Dipimpin oleh pembicara utama, Drs. Tomi Marisi, M.Si, Kepala Dikbud Benteng, acara ini mengupas tuntas bagaimana inovasi digital dapat diimplementasikan di kelas, mulai dari augmented reality (AR) hingga berbagai platform pembelajaran yang disediakan oleh Kemendikbudristek. Saya merasa sangat terinspirasi oleh para duta teknologi seperti Dede Solihudin, S.Pd, Dr. Meydia Afrina, S.Pd, M.Pd, dan Sahabat Teknologi lainnya yang berbagi pengalaman praktis dalam menerapkan pembelajaran digital.


Sebagai guru di SD Negeri 63 Bengkulu Tengah, saya semakin termotivasi untuk membawa teknologi seperti AR ke dalam kelas, khususnya untuk topik-topik yang sulit dipahami siswa seperti tata surya. Augmented Reality melalui aplikasi Assemblr, misalnya, dapat menjembatani keterbatasan visual dalam mempelajari hal-hal yang sifatnya abstrak. Dengan demikian, pengalaman belajar siswa menjadi lebih nyata dan menyenangkan.

Tak hanya itu, acara ini juga memberikan berbagai giveaway menarik seperti buku AR, akun starter S.id, hingga voucher pulsa yang pastinya menambah semangat para peserta. Selain itu, peserta yang mengikuti acara ini hingga selesai juga mendapatkan sertifikat dan materi pembelajaran digital yang dapat langsung diterapkan di sekolah.


Melalui acara ini, saya semakin yakin bahwa inovasi pembelajaran digital bukan lagi sekadar wacana, tetapi merupakan langkah konkret untuk mendukung tercapainya tujuan Kurikulum Merdeka yang memerdekakan siswa dalam belajar sesuai kebutuhan mereka. Dengan memanfaatkan teknologi, kita sebagai guru dapat mengoptimalkan potensi setiap siswa dan menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kegiatan-kegiatan inspiratif seperti ini melalui platform Sahabat Teknologi dan s.id. Dengan semangat kolaborasi, kita bisa terus berinovasi dan membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan.


Jumat, 18 Oktober 2024

Sinkronus PembaTIK Level 4 Provinsi Bengkulu


Setelah mengikuti kegiatan Sinkronus PembaTIK Level 4 Provinsi Bengkulu, saya merasa sangat terinspirasi dan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya inovasi dalam pembelajaran digital. Acara yang berlangsung pada Jumat, 18 Oktober 2024 ini menghadirkan berbagai pemaparan dari para PTP dan Duta Teknologi yang sangat membuka wawasan, khususnya tentang bagaimana teknologi dapat menjadi solusi dalam penerapan Kurikulum Merdeka.


Saya belajar bahwa kolaborasi antar tenaga pendidik dan ahli teknologi sangat penting untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif dan efektif. Para narasumber berbagi pengalaman mereka dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran, sehingga siswa tidak hanya menjadi penerima materi, tetapi juga menjadi peserta aktif yang dapat memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi.

Rabu, 16 Oktober 2024

Menginspirasi Guru Juara: Perjalanan dan Pengalaman Menjadi Narasumber di Kegiatan Guru Juara


Selamat malam, sahabat pendidik di seluruh Nusantara! Malam ini adalah salah satu momen yang sangat berkesan dalam perjalanan saya sebagai seorang pendidik. Saya mendapatkan kehormatan untuk menjadi narasumber di kegiatan Guru Juara. Sebuah kegiatan yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai latar belakang—dosen, guru, hingga mahasiswa—yang memiliki semangat luar biasa dalam dunia pendidikan.

Selasa, 15 Oktober 2024

Workshop Pembuatan Konten Edukatif bagi Guru dan Tenaga Kependidikan di BGP Bengkulu Batch 1



BGP (Balai Guru Penggerak) Bengkulu baru saja sukses menggelar **Workshop Pembuatan Konten Edukatif** yang berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh 250 peserta dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dan tenaga kependidikan dalam menciptakan konten yang edukatif dan menyenangkan untuk pembelajaran.

Merdeka Belajar, Merdeka Berinovasi: Implementasi Google Workspace for Education di Kandidat Sekolah Rujukan Google Bengkulu Selatan #1


Dalam semangat Merdeka Belajar, SMPN di Kabupaten Bengkulu Selatan telah mengambil langkah maju dengan mengikuti Pelatihan Kandidat Sekolah Rujukan Google yang diselenggarakan pada tanggal 11 Oktober 2024. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para pendidik dengan keterampilan dalam memanfaatkan Google Workspace for Education, sebuah suite alat digital yang sangat berguna untuk mendukung pembelajaran berbasis TIK (PembaTIK).

Empat SMPN di Bengkulu Selatan, yaitu SMPN 2, SMPN 20, SMPN 26, dan SMPN 30, secara aktif terlibat dalam pelatihan ini. Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan dapat mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran sehari-hari, sehingga dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, menarik, dan efektif bagi siswa.
Google Workspace for Education menawarkan berbagai fitur yang dapat membantu pendidik dalam:
Membuat Materi Pembelajaran yang Menarik: Dengan Google Docs, Sheets, dan Slides, guru dapat membuat materi pembelajaran yang lebih dinamis dan interaktif.
Meningkatkan Kolaborasi: Google Classroom memfasilitasi kolaborasi antara guru dan siswa, serta antar siswa. Guru dapat memberikan tugas, mengumpulkan pekerjaan siswa, dan memberikan umpan balik secara real-time.



Mempermudah Komunikasi: Google Meet memungkinkan guru dan siswa untuk melakukan pertemuan virtual, sehingga pembelajaran dapat terus berlangsung meskipun dilakukan dari jarak jauh.
Meningkatkan Produktivitas: Google Drive menyediakan ruang penyimpanan yang aman dan mudah diakses untuk menyimpan berbagai jenis file, seperti dokumen, spreadsheet, presentasi, dan video.

Inovasi Pembelajaran Digital: Implementasi Kurikulum Merdeka

Dengan memanfaatkan Google Workspace for Education, para guru di SMPN Bengkulu Selatan dapat mewujudkan implementasi Kurikulum Merdeka. Beberapa contoh inovasi pembelajaran yang dapat dilakukan antara lain:

Pembelajaran Berbasis Proyek: Siswa dapat bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan proyek-proyek berbasis masalah, dengan menggunakan Google Docs untuk membuat laporan dan presentasi.

Pembelajaran Berdiferensiasi: Guru dapat membuat materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya belajar masing-masing siswa, misalnya dengan menggunakan Google Forms untuk membuat kuis adaptif.

Pembelajaran Berbasis Penilaian Autentik: Guru dapat menggunakan Google Classroom untuk memberikan tugas-tugas yang menuntut siswa untuk menunjukkan pemahaman mereka secara nyata, misalnya melalui pembuatan video atau portofolio digital.

Pelatihan Google Workspace for Education merupakan langkah awal yang baik bagi SMPN Bengkulu Selatan dalam upaya mewujudkan Merdeka Belajar. Dengan terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi digital, diharapkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bengkulu Selatan dapat terus meningkat.

Mari bersama-sama kita wujudkan pendidikan yang lebih berkualitas dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21!

Kata Kunci: Google Workspace for Education, PembaTIK, Merdeka Belajar, Kurikulum Merdeka, SMPN Bengkulu Selatan, inovasi pembelajaran digital

#GoogleWorkspaceforEducation
#PembaTIK
#MerdekaBelajar
#KurikulumMerdeka
#SMPNBengkuluSelatan