Webinar: Inovasi Pembelajaran Digital Sebagai Wujud Implementasi Kurikulum Merdeka Bersama Saberkol Nusantara

Pemateri dan Fokus Materi
Sebagai narasumber utama, Purwanto, S.Pd.SD membawakan topik "Mengoptimalkan Penggunaan Alat Digital untuk Pengembangan Kinerja Profesional yang Berkelanjutan". Beliau memaparkan strategi dan solusi praktis bagi para guru dalam memanfaatkan teknologi guna meningkatkan efektivitas pengelolaan kinerja. Pemaparan ini bertujuan agar guru tidak hanya mengikuti perkembangan zaman tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan yang mendukung karir dan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Peserta dan Antusiasme
Webinar ini diikuti oleh para guru dan peserta umum dari berbagai wilayah Indonesia. Melalui platform Zoom dan YouTube, para peserta dapat berinteraksi langsung, bertanya, dan mendapatkan wawasan praktis dari narasumber. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang ini menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap inovasi dalam dunia pendidikan, terutama terkait pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
Kesimpulan
Webinar yang berlangsung dari pukul 19.30 hingga 21.00 WIB ini tidak hanya memberi wawasan baru, tetapi juga membuka peluang bagi para guru untuk terus mengembangkan kinerja profesional mereka dengan pendekatan yang relevan dan inovatif. Acara ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi para pendidik untuk terus berinovasi dalam pengajaran dan pengelolaan kinerja dengan memanfaatkan teknologi pembelajaran.
Semoga
kolaborasi antara Edukarya Gemilang Jaya dan Rekan Guru ID ini dapat terus
berlanjut dalam menghadirkan program-program inspiratif lainnya demi kemajuan
dunia pendidikan Indonesia.
Pembicara dan Tema
Webinar ini menghadirkan sejumlah tokoh pendidikan yang
berpengalaman dalam menerapkan Kurikulum Merdeka, khususnya melalui inovasi
pembelajaran digital. Para pembicara yang hadir meliputi:
- Mohamad Adning, Ph.D. – PUSDATIN
- Purwo Janjoko – Duta Kalimantan Tengah
- Roni Yulianto – Duta Bengkulu
- Tedi Hadiana – Duta Bangka Belitung
- Hendra Trisurya, S.Pd. – Kalimantan Tengah
- Purwanto, S.Pd.SD – Bengkulu
- Arief Amirudin, M.Pd. – Bangka Belitung
- M. F. Damanhury, S.Pd. – Yogyakarta
Setiap pembicara membagikan pengalaman dan strategi dalam
mengintegrasikan teknologi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan
menciptakan lingkungan belajar yang lebih bermakna.
Materi dan Sorotan Acara
Webinar ini membahas beberapa topik kunci terkait implementasi
Kurikulum Merdeka:
1. Pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung
pembelajaran mandiri dan interaktif.
2. Pengembangan kreativitas guru melalui platform
pembelajaran berbasis TIK.
3. Pemberdayaan komunitas belajar seperti Duta Merdeka
Belajar di berbagai provinsi.
4. Integrasi Kurikulum Merdeka dengan perangkat digital
untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Selain itu, peserta mendapatkan insight tentang bagaimana Kurikulum
Merdeka memungkinkan siswa untuk belajar sesuai minat dan kemampuan mereka,
serta pentingnya kolaborasi antara guru dan siswa dalam proses belajar.
Giveaway dan Keuntungan Peserta
Salah satu daya tarik acara ini adalah beragam giveaway
menarik, seperti:
- Sertifikat digital
- Materi webinar dan AR Book
- Akun Starter di platform S.id
- Voucher pulsa
Peserta yang mengikuti webinar hingga akhir berkesempatan
mendapatkan semua giveaway tersebut, yang diharapkan dapat mendukung aktivitas
belajar mengajar mereka ke depan.
Pengisi Acara
Webinar ini dipandu dengan penuh semangat oleh:
- Seili Merliana, M.Pd.Mat. – Ketua Komunitas
- Rida Marleni, M.Pd. – MC
Kehadiran kedua pengisi acara ini memberikan suasana
interaktif dan menyenangkan bagi para peserta sepanjang sesi webinar.
Kesimpulan
Webinar "Inovasi Pembelajaran Digital Sebagai Wujud
Implementasi Kurikulum Merdeka" berhasil menjadi wadah bagi para pendidik
untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan dalam menghadapi tantangan
pendidikan di era digital. Kolaborasi antara guru, komunitas, dan teknologi
menjadi kunci sukses dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan lebih
efektif.
Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan
memberikan dampak positif bagi pendidikan di Indonesia, sehingga visi Merdeka
Belajar dapat terwujud secara menyeluruh.
Pada hari Kamis, 24 Oktober 2024,
telah sukses dilaksanakan webinar bertajuk "Berburu" (Berbagi Bersama
Ibu dan Bapak Guru). Acara ini mengusung tema "Implementasi Teknologi
Pembelajaran" sebagai bagian dari inisiatif Merdeka Belajar dan Merdeka
Mengajar. Webinar ini diadakan untuk membantu para pendidik dalam memahami dan
mengadopsi teknologi secara efektif dalam proses belajar mengajar.
Rangkaian Webinar
Acara yang berlangsung dari pukul 14.00
hingga 15.30 WIB ini menghadirkan sejumlah pembicara berpengalaman, baik dari
kalangan Sahabat Teknologi maupun Duta Teknologi. Berikut para narasumber
inspiratif yang membagikan ilmu dan pengalaman mereka:
1. Anggun Pebi, M.Pd. – Sahabat
Teknologi
2. Alen Fezi L., M.Pd. – Sahabat
Teknologi
3. Ferdi Syahdani, S.Pd. – Sahabat
Teknologi
4. Purwanto, S.Pd.SD – Sahabat
Teknologi
5. Hendra Apriawan, S.T. – Kepala
BGP Provinsi Bengkulu
6. Dede Solihudin, S.Pd. – Duta
Teknologi Provinsi Bengkulu
Masing-masing narasumber
menyampaikan wawasan terkait penerapan teknologi dalam pendidikan. Mereka juga
membagikan praktik terbaik yang bisa langsung diterapkan oleh guru di kelas,
mulai dari penggunaan platform digital hingga integrasi teknologi dalam kurikulum
Merdeka Belajar.
Sorotan Webinar
Salah satu fokus utama dari acara
ini adalah bagaimana teknologi dapat digunakan sebagai alat bantu yang tidak
hanya mempermudah proses belajar mengajar, tetapi juga meningkatkan interaksi
dan kreativitas siswa. Para peserta diajak berdiskusi mengenai berbagai
aplikasi dan strategi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
Beberapa poin penting yang dibahas
meliputi:
- Pemanfaatan aplikasi dan platform
digital untuk pembelajaran interaktif.
- Strategi kolaborasi guru dalam
memanfaatkan teknologi untuk pengajaran efektif.
- Tantangan dan solusi dalam
penerapan teknologi di sekolah, khususnya di daerah.
Partisipasi dan Antusiasme Peserta
Webinar ini diikuti dengan antusias
oleh para guru dan tenaga pendidik dari berbagai daerah. Dengan format yang
interaktif, para peserta tidak hanya mendengarkan paparan dari para narasumber,
tetapi juga aktif bertanya dan berbagi pengalaman terkait penggunaan teknologi
di kelas mereka.
Selain itu, peserta yang hadir
berkesempatan untuk mendapatkan berbagai informasi terbaru terkait pengembangan
kompetensi guru melalui platform Merdeka Mengajar dan inisiatif-inisiatif
pendidikan yang relevan dengan era digital.
Penutup
Webinar ini menjadi langkah penting
dalam mendukung implementasi kurikulum Merdeka melalui pemanfaatan teknologi.
Dengan semangat berbagi dan berkolaborasi, acara ini diharapkan dapat menjadi
inspirasi bagi para guru untuk terus berinovasi dan mengembangkan diri agar
semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Bagi Anda yang ketinggalan, jangan
khawatir! Akan ada banyak kesempatan lain untuk mengikuti webinar serupa
melalui program-program lanjutan dari Merdeka Mengajar. Jangan lupa untuk terus
memantau kegiatan berikutnya agar tidak terlewat!
#MerdekaBelajar #Pembatik2024 #BerbagiUntukNegeri
Pada 25 Oktober 2024 , webinar bertajuk "Inovasi Digital untuk Pendidikan: Meningkatkan Minat Belajar Melalui Media Pembelajaran" berlangsung dengan sukses dan penuh antusiasme. Acara ini diselenggarakan oleh Kolaborasi Ruang Edukasi dan menghadirkan para ahli di bidang pendidikan dan teknologi sebagai pembicara.
Peserta yang hadir secara daring merasa sangat terinspirasi oleh ide-ide dan inovasi yang dibagikan oleh para pembicara. Sjamsul Bahri, SH, M.AP , selaku keynote speaker dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memberikan paparan mendalam tentang pentingnya adaptasi teknologi dalam sistem pendidikan saat ini. Ia menekankan bahwa pemanfaatan media digital dapat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan minat belajar siswa.
Narasumber lain yang juga memberikan kontribusi luar biasa adalah para Duta Teknologi dan
guru penggerak seperti:
- Noviya, S.Pd (Duta
Teknologi Lampung 2022)
- Rani Pramawanti, S.Pd (Duta
Teknologi Bangka Belitung 2022)
- Purwanto,
S.Pd. SD (Bengkulu)
- Tri Hayati, S.Pd (Guru
Penggerak dan Kepala Plt. SMKN 4 Pangkalpinang)
- Feni Yulidatama, S.Pd dan Nindi Friska, S.Tr.Pi yang
juga berbagi pengalaman praktis dalam mengintegrasikan teknologi dengan
pembelajaran di kelas.
Kolaborasi untuk Pendidikan Masa Depan
Webinar ini bertujuan mendorong kolaborasi lintas sektor dalam bidang
pendidikan dan membuka wawasan tentang pentingnya penggunaan media pembelajaran
digital. Peserta diajak untuk memahami bahwa inovasi pendidikan bukan hanya
tentang alat atau platform, tetapi bagaimana teknologi bisa menjadi jembatan
yang memperkuat interaksi dan semangat belajar siswa.
Respon Positif dan Manfaat Langsung bagi
Peserta
Acara ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari para peserta, yang memuji
materi-materi yang disampaikan sebagai "insightful"
dan relevan dengan tantangan pendidikan
saat ini. Banyak peserta menyatakan bahwa mereka mendapatkan wawasan baru serta
ide-ide praktis untuk diterapkan di sekolah masing-masing.
Sebagai bagian dari webinar, peserta juga mendapatkan:
- Sertifikat
- Materi presentasi
- AR Book (Buku
Augmented Reality)
- Akun s.id Starter secara
gratis, yang semakin meningkatkan motivasi untuk mengaplikasikan apa yang telah
dipelajari.
Penutup: Langkah Maju untuk Pendidikan
Berkelanjutan
Dengan berakhirnya webinar ini, diharapkan para pendidik dan peserta dapat
terus memperkuat jaringan kolaboratif dan menerapkan inovasi digital dalam
pembelajaran. Semangat untuk berinovasi dan berkolaborasi menjadi kunci dalam
menghadapi tantangan dunia pendidikan di masa depan.
Mari bersama-sama kita wujudkan ekosistem pendidikan yang lebih baik dan
inklusif melalui teknologi!
Di era digital yang terus berkembang, inovasi dalam dunia pendidikan semakin dibutuhkan untuk mendukung terciptanya pembelajaran yang bermakna. Webinar bertajuk “Bebatik Basurek: Berbagi Praktik Baik, Berkolaborasi Gunakan Teknologi” yang diadakan pada 23 Oktober 2024 adalah salah satu wujud nyata upaya untuk memperkuat kolaborasi antar pendidik melalui pemanfaatan teknologi.
Acara ini merupakan bagian dari inisiatif program Merdeka Belajar dan Merdeka Mengajar , yang bertujuan menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif, kreatif, dan berbasis kolaborasi. Dengan menggandeng para Sahabat Teknologi Bengkulu 2024 , webinar ini menjadi forum diskusi dan berbagi praktik baik dalam penerapan teknologi, khususnya di Provinsi Bengkulu.
Tujuan dan Makna “Bebatik Basurek”
Bebatik Basurek
sendiri terinspirasi dari batik khas Bengkulu, yang dikenal dengan motif
kaligrafi atau “basurek”. Filosofinya mencerminkan kolaborasi dan keterbukaan
antar elemen masyarakat. Dalam konteks pendidikan, tema ini menggambarkan
pentingnya kerjasama antara guru, siswa, dan teknologi untuk menciptakan
pembelajaran yang lebih efektif dan berdaya guna.
Teknologi tidak hanya memfasilitasi proses belajar, tetapi juga menjadi jembatan untuk memperluas cakrawala pengetahuan dan menghubungkan berbagai pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan.
Para Pembicara Inspiratif
Webinar ini
menghadirkan beberapa tokoh dan praktisi pendidikan dari Bengkulu, di
antaranya:
1. Hendra Apriawan, S.T. – Kepala BGP Provinsi Bengkulu
Beliau akan berbagi perspektif tentang arah
kebijakan dan inovasi pendidikan di Bengkulu, terutama bagaimana teknologi
dapat diintegrasikan untuk mendukung kurikulum Merdeka Belajar.
2. Novia Ayu Lestari, M.Pd., Gr – Duta Teknologi Provinsi Bengkulu 2023
Sebagai duta teknologi, Novia Ayu akan
mengupas pengalaman dan praktik terbaik dalam pemanfaatan teknologi di kelas,
sekaligus memberikan motivasi bagi para guru untuk terus berinovasi.
- Purwanto
- Ferdi Syahdani
- Izwantori
- Junaidi
- Leksi
- Mike Atnelie
Masing-masing dari mereka akan berbagi pengalaman tentang praktik inovatif dalam pembelajaran dan bagaimana teknologi telah membantu meningkatkan efektivitas dan keterlibatan siswa di sekolah.Topik dan Manfaat Webinar
Webinar ini akan
fokus pada beberapa tema utama:
- Berbagi praktik baik dalam penerapan
teknologi di kelas
- Strategi berkolaborasi antar guru untuk
memaksimalkan penggunaan teknologi
- Pemanfaatan platform digital sebagai alat
bantu pembelajaran
- Tantangan dan solusi dalam penerapan
kurikulum Merdeka Belajar di Bengkulu
Dengan adanya
diskusi interaktif, para peserta diharapkan dapat membawa pulang ide-ide segar
dan solusi praktis yang bisa langsung diterapkan di lingkungan sekolah
masing-masing.
Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas
Pendidikan tidak
bisa berjalan sendiri. Kolaborasi menjadi kunci untuk menciptakan pengalaman
belajar yang lebih kaya dan mendalam. Webinar ini menekankan pentingnya
keterlibatan seluruh pihak, baik guru, siswa, maupun pemangku kebijakan, dalam
mendukung inovasi teknologi.
Tidak hanya berbagi praktik terbaik, acara ini juga diharapkan bisa menjadi momentum untuk membangun komunitas belajar yang solid di Bengkulu, di mana guru-guru dapat saling mendukung dan menginspirasi.
Ayo, Jadilah Bagian dari Perubahan!
Acara ini akan
dilaksanakan secara daring pada:
📅 23 Oktober 2024
🕖 19.00 - 21.00 WIB
Dengan semangat Bebatik Basurek , mari kita bersama-sama bergerak untuk
menciptakan pendidikan yang lebih baik!
Pembelajaran kolaboratif menjadi salah satu pendekatan esensial dalam kurikulum Merdeka, mendorong siswa untuk bekerja sama, mengembangkan keterampilan sosial, dan meningkatkan keterlibatan dalam proses belajar. Berikut ini rangkuman poin-poin penting tentang manfaat, tantangan, dan strategi implementasi pembelajaran kolaboratif yang efektif berdasarkan hasil presentasi:
Pentingnya Pembelajaran Kolaboratif
Pembelajaran
kolaboratif membantu siswa:
Tantangan dalam Pembelajaran Kolaboratif
Meski bermanfaat,
terdapat beberapa tantangan yang harus diatasi:
Strategi Efektif untuk Pembelajaran Kolaboratif
Merancang Proyek Kolaboratif yang Efektif
Agar proyek
kolaboratif berjalan dengan baik, langkah-langkah berikut bisa diterapkan:
Pembelajaran
kolaboratif tidak hanya meningkatkan keterampilan akademik, tetapi juga melatih
siswa menghadapi tantangan kehidupan nyata dengan lebih percaya diri dan
komunikatif. Meski terdapat kendala seperti perbedaan kemampuan dan potensi
konflik, guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang
mendukung kolaborasi. Dengan peran aktif guru sebagai fasilitator dan pemberi
dukungan, siswa akan lebih siap menghadapi dunia di luar kelas.
Mari kita terus menerapkan pembelajaran kolaboratif untuk menciptakan kelas yang dinamis dan
Pengantar
Dalam dunia
pendidikan, perkembangan dan perubahan adalah hal yang tidak dapat dihindari.
Guru dan kepala sekolah memiliki peran sentral dalam memastikan keberhasilan
transformasi pendidikan. Salah satu platform yang saat ini membantu para
pendidik untuk berkembang adalah Platform
Merdeka Mengajar (PMM). Dengan
memanfaatkan teknologi dan pembelajaran berkelanjutan, platform ini memberikan
kesempatan bagi guru dan kepala sekolah untuk meningkatkan kompetensi dan
kinerja secara efektif.
Artikel ini akan
menguraikan manfaat PMM, strategi peningkatan kompetensi, dan bagaimana guru
bisa menciptakan pembelajaran yang menarik serta bermakna bagi siswa.
Mengapa Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah
Penting?
Kemajuan
teknologi memaksa semua aspek pendidikan untuk berkembang dan menyesuaikan diri
dengan zaman. Mengikuti pepatah Ki Hajar Dewantara, pendidikan harus sesuai
dengan kodrat alam dan zamannya. Guru dan kepala sekolah tidak hanya bertugas
mengajarkan ilmu kepada siswa, tetapi juga terus meng-upgrade keterampilan dan
pengetahuan agar bisa beradaptasi dengan teknologi terkini.
Di era ini, guru yang menguasai teknologi dapat mengelola kinerja secara lebih baik karena sistem kepegawaian dan pelaporan kinerja sudah banyak terintegrasi dengan platform digital. Dengan demikian, kompetensi profesional guru menjadi kunci untuk mencetak generasi emas bangsa.
PMM: Gerbang Menuju Profesionalitas Guru
Platform Merdeka
Mengajar (PMM) hadir sebagai alat bantu yang memudahkan guru dan kepala sekolah
untuk mengembangkan kompetensi dan meningkatkan kinerja. PMM menyediakan
berbagai fitur penting, seperti:
1. Modul Pembelajaran : Membantu guru mempelajari materi terbaru yang relevan.
2. Bank Soal :
Memudahkan dalam membuat evaluasi siswa.
3. Komunitas Guru : Menjadi sarana kolaborasi
antarpendidik dari berbagai wilayah.
4. Pelatihan dan Refleksi : Mendukung
pengembangan diri guru dengan evaluasi berkala.
Dengan fitur-fitur tersebut, guru bisa mengelola kinerja secara lebih baik dan menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan siswa serta perkembangan zaman.
Strategi Pembelajaran Efektif
Agar pembelajaran
menjadi bermakna, guru perlu menerapkan metode-metode inovatif. Berikut adalah
beberapa strategi pembelajaran yang bisa diterapkan:
1. Menciptakan Ruang Belajar Menyenangkan
Guru perlu menghadirkan suasana belajar yang
menyenangkan dan bervariasi. Misalnya, selain open book , guru bisa menggunakan proyektor
atau media visual lain agar siswa lebih tertarik dan memahami materi lebih
baik.
2. Pendekatan Diferensiasi
Setiap siswa memiliki gaya belajar yang
berbeda. Dengan pendekatan diferensiasi, guru bisa menyesuaikan metode dan
materi pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa.
3. Pembelajaran Berbasis Proyek
Pembelajaran berbasis proyek membantu siswa
mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas. Misalnya, guru bisa
meminta siswa membuat kliping tentang hewan yang berkembang biak secara
generatif, sehingga mereka bisa belajar secara mandiri dan berkolaborasi.
4. Kolaborasi dalam Kelas
Membuat proyek kelompok tidak hanya
mengembangkan keterampilan akademik tetapi juga sosial. Anak-anak belajar untuk
bekerja sama, bertukar ide, dan menyelesaikan masalah secara kolektif.
Misalnya, mereka bisa iuran membeli bahan untuk proyek atau berbagi tugas dalam
menyelesaikan kliping.
Pentingnya Etika dan Sikap Positif sebagai Pendidik
Guru tidak hanya
dituntut untuk profesional dalam pengajaran, tetapi juga harus menampilkan
etika dan sikap positif. Sikap profesional akan membangun kepercayaan antara
guru dan siswa, menciptakan lingkungan belajar yang sehat, dan memotivasi siswa
untuk berprestasi. Guru yang terus belajar akan menjadi teladan bagi siswanya
dalam mengembangkan semangat belajar sepanjang hayat.
Kesimpulan
Meningkatkan
kompetensi guru dan kepala sekolah merupakan langkah penting dalam menciptakan
pendidikan berkualitas. Dengan menggunakan PMM sebagai sarana pengembangan,
guru bisa terus belajar dan berinovasi. Selain itu, penerapan strategi
pembelajaran yang efektif dan menyenangkan akan membantu siswa lebih terlibat
dan mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna.
Kompetensi yang terus ditingkatkan, dikombinasikan dengan sikap profesional dan positif, akan membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan. Mari bersama-sama wujudkan pendidikan yang adaptif dan inspiratif demi mencetak generasi masa depan yang unggul dan berkarakter!
Tertarik bergabung dalam PMM? Mulailah eksplorasi hari ini, tingkatkan
kompetensi, dan jadilah bagian dari gerakan pendidikan yang lebih baik!
Di era digital
yang berkembang pesat seperti saat ini, inovasi dalam dunia pendidikan menjadi
kebutuhan yang mendesak. Salah satu inovasi yang menarik perhatian banyak
pendidik adalah penggunaan teknologi 3D (tiga dimensi) dan AR (Augmented
Reality) dalam media pembelajaran. Teknologi ini tidak hanya memberikan
visualisasi yang lebih nyata dan menarik, tetapi juga mampu meningkatkan
motivasi belajar siswa secara signifikan. Dengan demikian, penting bagi para
pendidik untuk memahami cara merancang media pembelajaran berbasis 3D dan AR
guna memaksimalkan potensi belajar siswa.
Metode pembelajaran konvensional, seperti ceramah dan teks, meski masih relevan, sering kali tidak cukup untuk mempertahankan perhatian siswa dalam jangka waktu yang lama. Saat ini, siswa membutuhkan pendekatan yang lebih interaktif dan menarik. Di sinilah teknologi 3D dan AR memainkan peran penting. Dengan menawarkan pengalaman belajar yang imersif dan mendalam, teknologi ini dapat membantu siswa lebih mudah memahami konsep-konsep yang abstrak atau sulit dipahami.
Penerapan
teknologi 3D dan AR dalam pendidikan merupakan salah satu cara inovatif untuk
meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan menghadirkan pengalaman belajar
yang lebih interaktif, visual, dan praktis, teknologi ini mampu menciptakan
lingkungan pembelajaran yang menyenangkan dan produktif. Meskipun ada beberapa
tantangan, langkah-langkah yang tepat dalam merancang dan mengimplementasikan
media pembelajaran berbasis 3D dan AR dapat membantu mendobrak batasan dalam
dunia pendidikan.
Dengan demikian,
para pendidik diharapkan terus mengembangkan keterampilan mereka dalam
menggunakan teknologi ini sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang
lebih bermakna bagi siswa. Teknologi bukan lagi sekadar alat bantu, tetapi
menjadi sarana utama dalam transformasi pendidikan di era digital.
Di tengah
kemajuan teknologi yang pesat, penting bagi para pendidik untuk terus
mengupgrade diri agar dapat memenuhi kebutuhan pembelajaran yang semakin
kompleks. Pada tanggal 18 dan 19 Oktober 2024, pelatihan daring yang
diselenggarakan oleh Guru Juara dan lembaga pendidikan lainnya berhasil menarik
perhatian banyak guru. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan
pengajaran dengan memanfaatkan teknologi, khususnya melalui penggunaan media
pembelajaran berbasis 3D dan platform digital seperti Assembler Edu.
Momen Pembelajaran yang Interaktif
Pelatihan ini
diawali dengan sesi tanya jawab yang aktif, di mana peserta berkesempatan untuk
bertanya langsung kepada narasumber, Bapak Purwanto. Beliau menjelaskan bahwa
Assembler Edu merupakan platform berbasis web yang memungkinkan guru untuk
membuat media pembelajaran tanpa perlu menginstal perangkat lunak tambahan.
Cukup dengan membuat akun, para guru sudah bisa mulai membuat proyek
pembelajaran yang inovatif dan interaktif.
Dalam menjawab
pertanyaan dari peserta, Bapak Purwanto menekankan pentingnya langkah-langkah
dalam pembuatan media pembelajaran, yang meliputi penentuan tujuan
pembelajaran, pemilihan aset yang diperlukan, pengujian media, serta evaluasi.
Diskusi ini memberikan wawasan baru bagi para guru tentang cara efektif
menggunakan teknologi untuk mencapai tujuan pendidikan.
Menjawab Tantangan Pendidikan Agama
Salah satu
pertanyaan yang muncul adalah tentang penerapan model pembelajaran berbasis 3D
dalam pendidikan agama. Para peserta, termasuk Bapak Oktavianus dan Ibu Rika,
menunjukkan minat yang tinggi dalam mencari solusi untuk integrasi teknologi di
dalam kurikulum pendidikan agama. Narasumber menjelaskan bahwa platform
Assembler Edu juga memiliki berbagai aset yang relevan untuk pembelajaran
teknik dan agama, sehingga para guru dapat mengadaptasinya sesuai kebutuhan
kelas mereka.
Komitmen untuk Meningkatkan Diri
Dalam sesi
penutup, Bapak Purwanto memberikan motivasi kepada para peserta untuk tidak
ragu dalam berbagi ilmu. “Jangan menunggu hebat untuk berbagi, tetapi
berbagilah agar menjadi hebat,” katanya. Pesan ini menggugah semangat para guru
untuk saling mendukung dalam proses pembelajaran dan peningkatan kualitas
pendidikan di Indonesia.
Acara ditutup
dengan pengundian voucher untuk peserta yang aktif bertanya, menunjukkan
apresiasi terhadap partisipasi mereka. Sebagai penutup, moderator mengingatkan
semua peserta untuk mengisi presensi dan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan
selanjutnya.
Kesimpulan
Pelatihan ini
tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis guru, tetapi juga membangun rasa
kebersamaan dan komitmen terhadap pendidikan. Di era digital ini, para pendidik
dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan metode
pengajaran. Melalui pelatihan seperti ini, diharapkan guru-guru di seluruh
Indonesia dapat memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pengalaman belajar
yang lebih baik bagi siswa mereka, sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap
tanah air dan tanggung jawab terhadap masa depan bangsa.
Pada tanggal 20 Oktober 2024, pukul 19.30 WIB, webinar Praktik Baik dengan tema "Strategi Ampuh dan Praktis: Optimalisasi Teknologi Augmented Reality (AR) Sesuai dengan Kebutuhan Belajar Siswa" sukses digelar. Dipandu oleh Saya, seorang Assembler Certified Educator (ACE), acara ini diikuti oleh lebih dari 2000 peserta yang antusias dari berbagai latar belakang pendidikan.
Dalam webinar ini, Saya menjelaskan dengan rinci bagaimana teknologi Augmented Reality (AR) dapat diintegrasikan secara praktis dalam proses pembelajaran. Teknologi ini diharapkan mampu menjawab tantangan-tantangan yang sering dihadapi oleh guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa.
Salah satu yang membuat webinar ini begitu dinantikan adalah pendekatan langsung praktik yang ditawarkan, di mana para peserta dapat langsung mencoba dan menerapkan teknologi AR dalam pembelajaran. Dengan demikian, tidak hanya teori yang disajikan, namun juga aplikasi nyata di lapangan.
Webinar ini memberikan banyak manfaat, termasuk e-sertifikat, akses ke materi dalam bentuk PDF, dan undangan eksklusif untuk diskusi mendalam melalui Zoom. Acara ini juga ditayangkan secara live di Youtube, sehingga lebih banyak guru dan tenaga pendidik dapat memperoleh ilmu baru mengenai teknologi AR.
Antusiasme peserta yang mencapai 2000 orang menjadi bukti bahwa teknologi seperti AR semakin diminati dan dianggap penting dalam dunia pendidikan modern. Para guru, pendidik, dan praktisi pendidikan kini semakin terbuka untuk mengeksplorasi teknologi yang dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran.
Dengan kesuksesan acara ini, diharapkan teknologi AR dapat semakin dimanfaatkan oleh para pendidik dalam berbagai setting pembelajaran, membantu menciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya interaktif, tetapi juga mendalam dan kontekstual.
Untuk Anda yang belum sempat mengikuti, jangan khawatir, masih banyak kesempatan di acara-acara berikutnya dari Belajar Bersama. Pastikan Anda tidak ketinggalan informasi terbaru!
Pada tanggal 19 Oktober 2024, saya berkesempatan mengikuti acara yang sangat inspiratif bertajuk Inovasi Pembelajaran Digital sebagai Wujud Implementasi Kurikulum Merdeka bersama para Sahabat Teknologi Bengkulu. Acara ini mengedepankan pentingnya integrasi teknologi dalam mendukung Kurikulum Merdeka, terutama dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif, relevan, dan menyenangkan.
Dipimpin oleh pembicara utama, Drs. Tomi Marisi, M.Si, Kepala Dikbud Benteng, acara ini mengupas tuntas bagaimana inovasi digital dapat diimplementasikan di kelas, mulai dari augmented reality (AR) hingga berbagai platform pembelajaran yang disediakan oleh Kemendikbudristek. Saya merasa sangat terinspirasi oleh para duta teknologi seperti Dede Solihudin, S.Pd, Dr. Meydia Afrina, S.Pd, M.Pd, dan Sahabat Teknologi lainnya yang berbagi pengalaman praktis dalam menerapkan pembelajaran digital.
Sebagai guru di SD Negeri 63 Bengkulu Tengah, saya semakin termotivasi untuk membawa teknologi seperti AR ke dalam kelas, khususnya untuk topik-topik yang sulit dipahami siswa seperti tata surya. Augmented Reality melalui aplikasi Assemblr, misalnya, dapat menjembatani keterbatasan visual dalam mempelajari hal-hal yang sifatnya abstrak. Dengan demikian, pengalaman belajar siswa menjadi lebih nyata dan menyenangkan.
Tak hanya itu, acara ini juga memberikan berbagai giveaway menarik seperti buku AR, akun starter S.id, hingga voucher pulsa yang pastinya menambah semangat para peserta. Selain itu, peserta yang mengikuti acara ini hingga selesai juga mendapatkan sertifikat dan materi pembelajaran digital yang dapat langsung diterapkan di sekolah.
Jangan lupa untuk terus mengikuti kegiatan-kegiatan inspiratif seperti ini melalui platform Sahabat Teknologi dan s.id. Dengan semangat kolaborasi, kita bisa terus berinovasi dan membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan.
Setelah mengikuti kegiatan Sinkronus PembaTIK Level 4 Provinsi Bengkulu, saya merasa sangat terinspirasi dan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya inovasi dalam pembelajaran digital. Acara yang berlangsung pada Jumat, 18 Oktober 2024 ini menghadirkan berbagai pemaparan dari para PTP dan Duta Teknologi yang sangat membuka wawasan, khususnya tentang bagaimana teknologi dapat menjadi solusi dalam penerapan Kurikulum Merdeka.